jump to navigation

Suzuki mulai menggeliat… Mei 18, 2010

Posted by kangojek in Otomotif, Suzuki.
trackback

Sudah 2 tahun belakangan suzuki Indonesia belum menunjukkan perkembangan yang berarti. Setelah tahun lalu para pimpinan puncaknya dibenahi, mungkin sekarang saatnya para pimpinan baru menampakkan hasil kerjanya. Bisa saja ini dikarenakan  beberapa pimpinan puncak Suzuki roda 4 ada yg kini memimpin di roda 2. Semula Kangojek memperkirakan akhir tahun 2010 atau awal tahun 2011 baru akan kelihatan realisasi dari rencana2 baru Suzuki hasil kerja keras para pimpinan baru, namun rupanya di awal tahun 2010 ini sudah mulai menggeliat.

Seperti yang Kangojek pernah bahas di artikel mengenai suzuki sebelumnya, Kangojek menyarankan untuk memperbaiki line up produk matik-nya. Dasar pemikirannya adalah makin membesarnya pasar matik dan makin mengecilnya kontribusi cub. Di tahun 2009, Suzuki sudah melengkapi pasukan matic-nya dengan hadirnya skydrive, namun tampaknya kurang memberikan perlawanan yang berarti, karena memang yang dibutuhkan untuk merebut segmen matik seharusnya dengan menempatkan produk low end yang langsung berhadapan dengan mio dan beat.
Kali ini Kangojek mencoba merevisi sarannya sesuai dengan keadaan yang terakhir dan dengan pertimbangan mana yang lebih dahulu dilakukan.

Jurus yang sudah dilakukan :
Jurus 1 : Meluncurkan produk baru di segmen bebek yaitu Suzuki Titan.

Paling mudah yang dilakukan dan diharapkan berdampak pada peningkatan penjualan adalah dengan meluncurkan produk yang sejenis dengan kompetitor. Kalau tetap mempertahankan Smash yg 110 cc, sudah pasti sulit untuk dihandalkan, krn kalau mau dibandingkan dengan kompetitornya, katakanlah Honda yang sama2 110cc, susah sekali untuk mengalahkan dominasinya di segmen bebek ini. Jadi udah bener kalau Suzuki meluncurkan Titan yg 115cc, langsung head to head dengan Vega ZR. Asal dibandrol dengan harga yg lebih murah dari Vega ZR, pasti akan membantu menaikkan penjualan. Bayangkan kalau komunikasi ke konsumennya menonjolkan hal2 yg gak ada di produk kompetitor, misal mesin sudah 115cc, lebih irit tetapi tenaga tetap ada dan dengan harga yang ‘lebih terjangkau’. Kemudian cara komunikasinya yg integrated, di ATL dan di BTL sama2 gencar.

Jurus 2 : Pakai endorser yang low end juga

foto : detikoto

Udah bener juga kalau Suzuki memakai Sule sebagai bintang iklan-nya. Profil Sule sedang naik daun dan mungkin akan mengikuti suksesnya Yamaha dengan Komeng-nya. Apalagi kalau slogan-nya mudah diinget, akan membantu menancapkan Titan di benak konsumen. Sesuai dengan segmentasi pasarnya, sudah pasti Titan akan membidik segmen low end dimana masyarakan dengan skala ekonomi sosial menegah kebawah akan lebih mudah menerima kehadiran Sule. Jangan lupa pakai kata2 ‘prekitiew’….

Jurus selanjutnya :
Jurus 3 : ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) cara2 komunikasi kompetitor
Jangan malu untuk meniru kompetitor dalam melakukan program2 komunikasi ke konsumen, jika sukses dijalankan oleh kompetitor, langsung aja diduplikasi, tentunya juga sambil memikirkan program2 BTL yg inovatif, sesuai dengan slogan-nya “Inovasi tiada henti” termasuk inovasi dalam hal komunikasi ke konsumen.

Jurus 4 : Memperbaiki produk untuk Skutik
Sebagaimana yg pernah kangojek sampaikan di artikel sebelumnya, sebaiknya di segmen skutik, Suzuki melihat lagi positioning jagoan-jagoannya dibanding kompetitor. Di 2009, Suzuki udah nambahin skydrive meskipun belum tampak hasilnya. Justru yang perlu diperbaiki adalah yang low end, langsung head2head dengan mio dan beat. Karena di segmen skutik low end, kata kuncinya adalah ‘gampang dikendarai’
Sayangnya kangojek belum menemukan produk matic baru selain yg sudah dilaunch di Indo kecuali si Jelato.

Kalau Mungkin lihat dulu Honda dengan Scoopy-nya, kalau dilihat cukup sukses, tinggal ngikuuuut…

Jurus 5 : Memperbaiki produk cub lainnya.
Sebagaimana yg disampaikan di detikoto : “Kami memang mempersiapkan semua generasi-generasinya. Jadi kalau kami mengeluarkan Titan sebagai penerus Smash, kami juga sedang dalam proses untuk menyiapkan generasi berikut dari kakak-kakaknya Smash,” ujar Deputi GM Marketing 2W PT Suzuki Indomobil Sales Joko Utomo.
Tampaknya Suzuki mulai berbenah diri untuk produk2 lainnya.

Jurus 6 : Lihat artikel sebelumnya untuk segmen sport

Jurus 7 : Bermain di CBU
Lebih untuk menaikkan brand image kualitas produk suzuki, tapi Kira2 produk apa yg cocok di Indonesia ?

Jurus ketiga, keempat dan jurus2 lain, pasti sudah siap untuk segera direalisasikan.
prikitiew!!!

Komentar»

1. blognyamitra - Mei 19, 2010

Menaikkan brand image gak perlu pake menggelontorkan produk2 CBU…. tingkatkan pelayanan secara optimal, dgn cara itu saja sdh bisa koq menaikkan brand image.

kangojek - Mei 19, 2010

Thanks bro atas masukannya, maksudnya supaya ada produk ‘flagship’. Supaya konsumen tahu kalau Suzuki juga punya produk2 global selain yang dijual di Indonesia. Kalau layanan tetap harus dijaga, bagaimanapun kepuasan konsumen tetap nomor 1.

2. SkyrideR - Mei 19, 2010

hanya perlu : lebih mendengarkan para konsumennya…
pahami keinginan konsumen….
apa itu….❓

3. jahe shogun125 facelift - Mei 19, 2010

yups!ayo bangkit suzuki!

4. wallout - Mei 27, 2010

yang pasti, yamaha semakiiiin di depan!!😀
http://wallout.wordpress.com/2010/04/01/cewek-sexy-di-kolam-renang/

5. Blog Gado Gado - Mei 29, 2010

hore KLIMAX
kok ane merasa kalo yang cocok bukan sule, malah Budi Anduk menurut Ane

kebayang ga kalo Budi Anduk di iklannya mengasapi produk lain dan akhirnya berkata :

“Pake suzuki coy”

ahah (dengan logat budi anduk tentunya)

6. Kodok Ijo - Juli 3, 2010

Tidak ada tawar-menawar, kalo mau menyelamatkan muka (diperjelas: harga diri), Suzuki hrs bangkitin FXR 150R & Thunder 250 dari kuburnya, utk setidak2nya menjadi motor flagship Suzuki.
Contoh Satria F150, tanpa promosi pun penjualannya tetep OK, krn konsumen dah pada tau keunggulan & kehebatan rajanya ‘ayam jago’ (sorry, bkn bebek ye) yaitu si hyper underbone Suzuki Satria F150 dgn mesin DOHC 4 valve 6 speed.
Masak yg diandelin si motor jadul Thunder 125. Jalan bareng ama satria aje si thunder dah kudu minder, apalagi digeber ama satria, modar tuh ‘petir’nye.

7. Kodok Ijo - Juli 3, 2010

Satu hal lagi, kalo bikin motor itu pake bahan yg berkualitas bagusan dikit, jgn mau ambil untung banyak dgn ngorbanin kualitas. Lihat tuh smash, body sampingnya pada pecah2 semua, bukti dari kualitas plastik yg jelek.
Bener tuh kata pak Deddy Mizwar, “boleh murah, asal jgn murahan”.
Jgn bilang aye mojokin ato hina2 produk Suzuki ye, soalnya aye juga punya skywave & satria f150 di rumah. Jadi anggap aje ini masukan buat ATPM Suzuki biar produknya tambah baik di masa yg akan datang.
Hidup SUZUKI…!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: